Skip to main content

Review: Nissin Gekikara Remen Rasa Seafood Pedas (Part 6)

Masih soal rasa ramen, masih penasaran sama semua rasanya, dan tentu aja porsinya yang gak nanggung 😁.

Kemaren kan sudah mengulas Nissin Gikikara Ramen Extra Hot dan Nissin Gekikara Ramen Goreng Rasa Ekstra Pedas, yang gak tahu juga definisi rasa spesifiknya, karena cuma ditulis pedas doang, mungkin emang rasa cabe merah πŸ˜‚

Nah kali ini akhirnya menemukan juga yang pakai rasa, alias gak rasa cabe doang, secara rasa ramen kan semua emang pedas ya.. Hehe

Ini dia Nissin Gekikara Ramen Rasa Seafood pedas, ekspektasinya tentu selain rasa pedas juga ada rasa lainnya,  kaya udang, cumi,  kepiting atau sejenisnya.

Sebelumnya ini dia penpakan ramennya:

(Nissin Gekikara Ramen Rasa Seafood Pedas) 
Warnanya lebih hidup, dengan dominan biru. Masih seperti biasa menampilkan tulisan hurup kanji yang eksis dan gambar cabe merah. Cuman karena ini rasa seafood, jadi ilustrasi gambar ditambahkan udang dan teman-temannya. Penasaran banget sama rasanya seriously.. πŸ˜£πŸ˜‹

Didalam kemasan ada banyak perintilan yang ditemukan, ada mie tentu saja, bumbu,  minyak,  dan sayuran.



Tuh seperti tampak pada gambar, sedangkan untuk informasi nutrisi dan cara masak, ada pada bagian belakang kemasan, dengan gambar Pak Smurai yang tetap eksis ya.. Hehe

(Beragam informasi di bagian belakang kemasan) 
Dibelakang kemasan juga dijelaskan cara memasaknya seperti pada versi sebelumnya, dan gak tahu kenapa, apa gara-gara ini ramen jadi aku lebih suka masak pakai cara Jepang, padahal kemaren 2 varian yang lain juga di masak pakai cara Jepang, pengennya yang ini cara Indonesia, biar tahu apa perbedaan rasanya mencolok. Tapi emang mood nya saja pengen dimasak ala Jepang lagi πŸ˜™πŸ˜

Rasa mie tetap gurih, walaupun dimakan tanpa bumbu, dan untuk sayurannya itu potongan rumput laut dan semacam daging kepiting (warna orange gitu) jadi variasi yang menarik. Dan uniknya dari Ramen ini, sayuran kering setelah kena panas mie dan airnya, mengembangnya cukup signifikan, jadinya kita bisa mendapatkan tekstur sayuran besar-besar,  seperti sayuran segar yang ditabur ke mie nya.

(Mie Ramen yang Sudah Dimasak) 

Oh ya, ramen ini ramen goreng, jadi gak pake kuah, terlihatkan sayurannya cukup eksis, terus kalau diteliti lagi di sayurannya itu selain potongan daging kepiting or cumi, itu ada kayak potongan ebi alias udang.

Rasanya lebih gurih dari yang versi ramen gekikara goreng rasa cabe. Aroma seafood terutama aroma udang dan cumi sangat terasa, kalau pedasnya sama-sama pedas kayak yang ramen gekikara eksgra hot. Kelebihan dari ramen ini ya aroma seafood yang mengundang selera.

Untuk harga, ini masih berkisar 5000 - 6000 ribu...

So,  untuk Nissin Gekikara Ramen Rasa Seafood Pedas, mendapatkan nilai:

🍜 Bungkus: 4/5
🍜 Tekstur mie: 4/5
🍜 Keunikan rasa: 4/5
🍜 Citra rasa pedas: 4/5
🍜 Kelengkapan bumbu, sayuran, dll: 5/5
🍜 Beli lagi: ya / tidak / mungkin


Comments

Popular posts from this blog

Review: Totole Kaldu Rasa Jamur (Vegetarian Food)

Kesampaian juga mencoba kaldu Totole rasa jamur yang lagi happening banget di komunitas ibu-ibu sehat anti MSG 😁

Dari awal kemunculan produk ini yang hanya di jual di komunitas-komunitas, terus mulai bisa dibeli bebas via online, masih juga belum beli karena harganya mahal belum ongkir.

Dan setelah maju mundur cantik buat beli, sekarang baru sempat beli, itu pun pas gak sengaja liat di swalayan ada yang begini.

Alhamdulillah..sekarang di swalayan udah banyak menjual pilihan produk-produk non-MSG, karena biasanya harus kerja keras nyarinya,  dan hanya bisa dibeli online. Hmm..berarti semakin melek orang-orang ya..😊

Sebetulnya Totole kaldu rasa jamur ini diperuntukan bagi para vegetarian, yang dari mulai ke kaldu-kaldu gak boleh ada unsur hewani.

Dan semakin tenar dikalangan penggiat diet sehat bebas kolesterol, karena kaldu dari tumbuhan tidak mengandung lemak sama sekali, dan karena sangat alami dan tidak menggunakan MSG, maka ibu-ibu yang punya balita khususnya, berbondong-bondong …

Review : La Fonte Bolognese Pasta Sauce

Saus pasta yang satu ini adalah salah satu saus favoritku, sebetulnya ini bukan yang pertama kali aku pakai saus ini, sering banget malah, saking berkesannya malah jadi kepikiran pengen di share di blog... (Begini lah kelakuan emak blogger..xixix)

Aku yakin banget ampir semua orang yang doyan makanan itali, mau itu spaghetti, pizza, etc dan pengen yang praktis-praktis, kayanya langsung lirik saus la fonte ini.


Masih anget, kemaren aku baru bikin spaghetti bolognese dan kalau aku bilang sih, pakai saus yang satu ini gak pernah gagal.

Kombinasi pasta tomat, oregano, dan basil nya udah matching banget. Apa lagi sekarang, karena aku sering banget pakai saus ini, jadi perubaham sekecil apa pun baik rasa maupun kotennya pasti langsung kerasa.

Menurutku sih, la fonte bolognese pasta yang sekarang, lebih banyak dagingnya. Ngerasa gak sih? Yang kemaren aku pakai terutama, pas dituang rasanya kok dagingnya lumayan.

Tapi tetep kalau tanpa masukin daging cincang tambahan, emang gak berasa juga.. …

Resep Acar Timun Bumbu Kuning

Fuihhh... Panjang amat judulnya.. Hehe Timun emang jagonya banget buat dibikin acar, selain acar bumbu kuning,  yang paling terkenal ya acar yang pakai cuka itu (entah apa namanya).

Acar sangat cocok dengan menu yang goreng-goreng dan bakar-bakar, konon katanya bisa menetralisir rasa enek dari sisa-sisa minyak atau lemak dari hasil goreng atau bakar.

Di rumah ada timun dan wortel, juga ada ikan nila goreng fix bikin acar aja, hmm.. Tapi kalau ikan kayanya emang cocok dengam acar bumbu kuning ya, nah kalau bikin sate atau iga bakar kayanya acar cuka yang cocok.

So, ini dia, resep acar timun (wortel) bumbu kuning, silahkan di coba ya bu ibu...

RESEP ACAR TIMUN BUMBU KUNING
ala Dapur Mama Badar


Waktu memasak: 30 menit
Porsi: 2-4 orang

Bahan:
🍲 200 gr timun,  iris melintang
🍲 100 gr wortel, iria melintang
🍲 100 gr air
🍲 2 lembar daun salam
🍲 2 cm jahe, geprek
🍲 3 sdm minyak goreng
🍲 garam dan gula secukupnya

Bumbu halus:
🍲 5 siung bawang merah
🍲 2 siung bawang putih
🍲 3 butir kem…

Review: Desaku Bumbu Bubuk Kari

Ada beberapa alasan ibu-ibu malas berkecimpung di dunia perdapuran, karna emang gak bisa masak, atau bisa juga karena malas repot. syukur-syukur bisa selalu beli makanan ke restoran yah, tapi kalau ngga..gak ada pilihan lain selain masak sendiri, tak hanya faktor eknonomi ( yang faktanya masak sendiri jauh lebih murah, karena kita gak perlu bayar tenaga koki) tapi juga faktor kesehatan dan nutrisi.

Makanan di luaran belum tentu memenuhi standar nutrisi yang biasanya ibu-ibu paling konsen soal ini. Misal untuk penambahan MSG atau mecin misalnya, atau alergi terhadap makanan tertentu, atau apalah..apalah..masih banyak lagi 😊.

Kalau alasan gak bisa masak, klasik banget ya. Karena pada dasarnya semua orang punya naluri merasa lapar dan mencari makanan, masak adalah tingkat lanjut dari kata survive, bedanya hanya satu ada yang enak dan tidak..hehe, itu aja kok.

Nah kalau alasannya yang kedua, malas. Ini ya mau gimana lagi, aku sendiri (walaupun gak bilang jago juga dalam urusan masak), ta…

Resep Perkedel Daging Kelapa ( Khas Banten )

Sumpah, saya baru pertama kali coba menu ini, dan sumpah enak banget !πŸ‘Œ, saya gak tahu menu macam apa ini, karena di Bandung menu ini memang gak familiar dan mungkin hampir tidak di kenal😁 dan saya bersyukur, bisa berkenala, salam kenal ya menu khas Banten!πŸ‘πŸ˜„

Belakangan setelah saya baca sana sini, saya tahu bahwa resep perkedel daging ini khas Banten, walaupun pertama kali saya coba ini di daerah Cianjur..hehe Yang unik dari resep perkedel daging khas banten adalah campuran daging dan kelapa, saya pernah coba menu yang mirip-mirip di Jerman, sejenis perkedel, tapi isinya full daging cincang. Apakah resep ini  dipengaruhi juga resep eropa? hmm..saya juga kurang tahu, tapi bisa jadi sih, saat penjajah Belanda itu di siniπŸ˜€

Mama cantik, penasaran dengan rasanya? kalau begitu, yuk mari cusss aja bikin perkedel daging khas Banten ini🌴🌴🌴

Waktu memasak: 45 menit
Porsi: 15 buah

Bahan Bola Daging:
πŸ› 100 gr  Daging Sapi Cincang
πŸ› 100 gr Kelapa parut, sangrai
πŸ› 1 siung Bawang putih,…