Skip to main content

Posts

Review: Arirang Extra Hot Fried Noodle (Part 8)

Jalan-jalan ke swalayan,  eh langsung tertuju ke sebuah etalase mie instan.. Xiixixi aduh.. Puasa mie instan emang gampang-gampang susah 😭.  Apalagi kalo yang dilihat ramyun-ramyunan.

Oh iya, pas aku nulis review ini aku bahkan gak inget udah sampai ke part berapa, mengenai ulasan seputar mie impor.. Hehe saking lamanya gak nemu yang baru-baru lagi. 😁

Jadi,  jujur aku ubek-ubek lagi kategori review yang pernah aku tulis..  Buat yang penasaran bisa di intip juga disini : review ramen dan ramyun part 1 - part 7.

Yang bikin mie ini langsung menyita perhatianku tentu saja tulisan korea yang sangat eksisi di bungkusnya, tapi setelah di baca lebih dalam ini hampir 90% berbahasa Indonesia dan 10% bahasa Inggris, tentu aja sudah berlabel halal.

Ke dua, setelah lebel halal yang aku cari adalah produsennya, biasanya kalau ini import bakal ada tulisan tulisan importir.. Bla.. Bla.. Bla.. Tapi kayanya sih untuk ramyun yang satu ini diproduksi di Indonesia, atau tepatnya kayanya franchise, soaln…
Recent posts

Resep Mandeln (German Burnt Sugar Almond)

Sebelumnya curhat sedikit dulu, ini tuh ya aku lagi terserang penyakit males nulis blog, tapi tiap lihat blog tak update, rasanya kasian banget..berasa menelantarkan anak..(lebayyyπŸ˜„)

Jadi dengan segenap mood yang masih tersisa, aku mau update lagi, kasian juga yang sering mengunjungi blog aku kalau isinya itu-itu aja. Waktu kamu penting buat saya! 😊

Sebenarnya ada 3 tulisan yang sudah siap terbit, tapi entahlah..bawaannya malessss aja di publish. Jadi kalau baca runing teks di atas πŸ‘†isinya coming soon aja tapi gak coming-coming..harap maklum ya (tapi gak sering-sering kok, serius ✌)

Terus aku juga Alhamdulillah sedang jadi Bumil lagi ya, pemirsa😊 insyallah ini udah jalan 8w2d, musimnya mual muntah.. Hikz

Kelakuan bumil kan kadang aneh-aneh ya, nah ngidam hamil yang sekarang, bawaannya males medsosan (makanya jadi kudet juga..hehe) Seriously, ada bumil yang kaya aku juga ga?

Tapi kalau belanja online mah masih jalan terus walau gak medsosan..wkkkkk (gak ada hubungannya..πŸ˜‚). Liat t…

Ampera, Dari Meja Politik Hingga Meja Makan

Hmm.. Sekarang lagi happening sekali berbicara soal kontroversi film G 30 S-PKI, dimana-mana portal berita lagi heboh bahas soal itu. Setelah sekian tahun film ini berhenti di tayangkan karena satu dan lain hal, tampaknya tahun ini film tersebut akan kembali tayang.

Era tahun 65an, memang tahun-tahun yang sangat membekas di hati masyarakat Indonesia pada umumnya. Dan ternyata membekas juga buat para pecinta kuliner di tahun itu.

Karena ini Dapur Mama Badar, bukan Mama Badar News atau Sejenisnya, jadi gak akan membahas lebih dalam kisah-kisah politik ya, pemirsa 😊.

Yang pasti tahun 60an memang punya sejarah sendiri hingga saat ini. Nah, bicara tahun 60an, buat yang lahir di tahun 80-90an mungkin bisa tanya orang tua masing-masing, mengenai apa yang terjadi di jaman Revolusi itu.

Dan sisa-sisa era Revolusi yang masih bisa kita dengar dalam istilah kuliner Indonesia adalah "Ampera". Kata Ampera dalam ranah kuliner memiliki keterkaitan dengan istilah untuk rumah makan Padang da…

Info Kuliner: Bakso Panghegar Bandung, Kamu Wajib Coba (Part 2)

Kemaren baru bahas sedikit tentang Bakso Panghegar (part 1) ini... Gimana, ada yang penasaran dan udah ada yang langsung cusss ke sana? πŸ˜€ aku sih kayaknya mau lagi, cuma berhubung lumayan jauh dari rumah, butuh perjuangan juga menjangkaunya..

Setelah kemaren ngobrolin soal mie yaminnya yang enak πŸ‘Œ sekarang langsung aja ke bagian utamanya, bakso!

Kuah baksonya aku bilang kemaren pas banget di lidah aku, gak terlalu medok sama lemak-lemak. Nah kalo baksonya, dalam satu porsi itu dikasih 2 bakso halus, 1 bakso urat, dan tambahan kayak sayuran dan topping (ceker, siomay, dan lainnya)

Keliatannya kaya sedikit ya? πŸ˜‚ tapi serius, ini porsinya menurut aku manusiawi banget.. Gak kebanyakan, gak sedikit juga. Kalau sekarang lagi heboh tuh bakso-bakso gede-gede, belum lagi ada yang beranak segala macem, buat aku sih ini malah enek, karena kebanyakan.. πŸ˜€ (kecuali mungkin yang suka porsi gede kayak gini)

Bakso Panghegar ini meski keliatannya kayak dikit, tapi rasanya bikin puas, dan kenyangnya…

Info Kuliner: Bakso Panghegar Bandung, Kamu Wajib Coba (Part 1)

Satu lagi kuliner Bandung yang gak boleh terlewat kalau jalan-jalan keliling kota kembang: Bakso Panghegar.

Walaupun penjual bakso udah gak terhitung banyaknya, dan hampir setiap belokan ada, tapi lidah gak akan bohong, pasti tahu saja mana yang beneran enak. πŸ˜‹

Aku udah denger nama Bakso Panghegar ini sejak SMP, tapi kalau beneran icip-icip ditempat baru kemaren-kemaren..(maafkan aku yang gak gaul ini..πŸ˜₯πŸ˜„), selebihnya makan kalau ada yang bungkus dan bawa ke rumah..haha

Bakso ini menurut keterangan ibu penjual (aku juga seriusan baru tahu dari sumbernya langsung), kalau Bakso Panghegar ini sudah ada sejak tahun 86-an alias sampai artikel ini di buat, usianya udah lebih dari 30 tahun..lumayan bertahan yaπŸ‘

Sayangnya, aku gak lanjut ngobrol sama yang punyanya karena perut udah keburu laperrr..hehe yang pasti, ini penjualnya (sepertinya sih, gak nanya soalnya) adalah suami istri udah lumayan berumur, dan mereka emang menangani langsung "pasien-pasiennya", jadi ini juga mungk…

Resep Semur Jengkol

Yuhuuuuu... Udah lama gak update blog kesayangan, kalau ini rumah, udah beberapa hari gak disapu, pasti berdebu dan bau 😷

Ngomongin yang bau-bau, jadi inget semur jengkol yang rasanya ajip bangett..walaupun serius ini gak bau-bau banget kok ✌

Kalau aku, jengkol itu selain dijadikan balado jengkol, aku paling suka juga jengkol dibuat semur jengkol. Rasanya jadi berasa makan daging, kalau makannya sambil merem..(gak gitu juga kaliπŸ˜€)

Ya udah, ini dia, yuk cobain..

RESEP SEMUR JENGKOL
ala Dapur Mama Badar

Waktu memasak: 45 menit
Porsi: 2-3 orang
Bahan:
🍲 250 gr jengkol
🍲 air secukupnya untuk merebus
🍲 4 lembar daun salam (2 untuk merebus jengkol, 2 untuk bumbu)
🍲 1 Batang serai, geprek
🍲 3 cm lengkuas, geprek
🍲 3 butir cengkeh
🍲 1/2 sdt merica bubuk
🍲 1/4 sdt pala bubuk
🍲 65 ml santan instan (dicairkan dengan 1000 ml air hangat)
🍲 7 sdm kecap manis
🍲 gula dan garam secukupnya
🍲 minyak untuk menumis

Bumbu halus:
🍲 4 butir kemiri
🍲 5 siung bawang merah
🍲 3 siung bawang putih

Review: Bumbu Inti Kokita A, B, C, D

Masakan Indonesia sebetulnya gak ribet, karena bumbunya ya itu-itu aja, gak akan lepas dari bawang merah, bawang putih, ya gitu deh.

Pernah suatu hari terdampar disalah satu halaman web yang sedang bahas tentang bumbu inti Indonesia, dan aku jadi malah teringat tukang penjual bumbu basah jadi di pasar.

Ya tinggal bilang aja ke penjualnya, misal "bumbu semur", "bumbu rendang", atau apa aja, nanti sama si penjual langsung dibuatkan racikan bumbu yang di butuhkan.

Berarti selain harus pinter dagang, juga harus pinter masak ya kalau mau jadi penjual bumbu 😁

Baru lah setelah aku baca ulasan nya, aku tahu bahwa bumbu-bumbu yang dijual itu disebut bumbu inti.

Sekilas tentang bumbu inti, bahwa ada 3 jenis bumbu inti yang selalu di pakai di apa pun jenis masakan Indonesia,  yaitu:

Bumbu Inti Putih Bumbu inti putih warnanya sesuai namanya putih, isinya terdiri dari bawang merah, bawang putih, dan kemiri. Kalau mau masak-masakan tinggal aja ditambah bumbu pelengkap apakah itu…