Skip to main content

Review UKM: Seblak Mommy Pedasnya Bikin Nagih

Seblak, aku yakin banget kalau seblak itu asli Jawa Barat! Walaupun sekarang tampaknya sudah me-Nusantara. Dengan aneka modifikasinya.

Kerupuk yang masaknya anti-mainstream ini, emang juara banget kalau soal pedas. Kerupuk yang normalnya itu ya di goreng, ini malah di rebus.

Aku pertama kenal makanan seblak ini jaman SMA, entah berapa puluh tahun yang lalu (tapi ya gak setua itu juga sih.. 😀).

Kalau dulu udah jadi pakem kalau kerupuk yang warnanya orange itu adalah satu-satunya bahan utama seblak, kalau sekarang bebas aja ada yang kerupuk gambar Bintang, bahkan kerupuk kulit juga sampai diseblakin.. Ckck

Nah, aku inget banget, barulah sekitaran tahun 2010-an seblak udah naik level, bahannya agak mahalan dikit yakni siomay dan ceker ayam.

Yang khas dari seblak ya aroma kencur dan cabe rawit yang nyegak banget, dan pedasnya.. Aku gak ngerti ini sebenarnya human-friendly apa ngga? 😂 katanya kalau gak pedas sampai bercucuran air mata, bukan seblak namanya.

Sekarang seblak tambah modern, karena udah dikemas dan tinggal seduh aja. Apa lagi dijaman langkanya gas, seblak instan ini pasti sangat menolong.

(Seblak Instan Mommy) 
Seblak instan Mommy adalah salah satu UKM yang aku pikir sangat berpotensi go Internasional. Kepikiran ya seblak dijadikan makanan instan 👍.

Kemasannya kalau aku rasa udah paling sempurna, dari desain, cara bungkusnya, sampai cara misahin bumbu-bumbu di dalamnya,  semuanya, sudah selevel dengan brand yang udah ada di iklan TV.

(Isi kemasan seblak Mommy)
Di dalam kemasannya ada kerupuk (yang sudah di goreng, dan sepertinya sudah dikasih bumbu juga), minyak, bumbu seblak, cabe bubuk, dan garpu.

Cara masaknya tinggal disiram air panas sesuai batas yang ada di cup nya, kemudian tunggu sekitar 3 menit, air di buang,  dan masukan bumbu-bumbunya. Praktis!

Rasanya ini keren banget, bisa mirip sama seblak yang dimasak, jadi aku rasa yang menciptakan makanan ini emang udah ngerti banget seblak seperti apa.  Yang kurang hanya satu, kurang banyak! ✌

(Penampilan Seblak Mommy Setelah Diseduh) 
Untuk harga, per cup di bandrol sekitar 10-15 ribu, hmm.. Mungkin sedikit lebih mahal dari harga seblak konvensional gerobak pinggir jalan, yang dibandrol sekitar 5-7 ribu untuk rasa original tanpa tambahan ini itu.

Logis lah ya, kemasannya aja udah berapa, belum bonus garpu yang bisa dicuci dan dipakai lagi, kalau kapan-kapan beli seblak gerobak tapi gak dikasih garpu 😅

So, untuk Seblak Mommy Original, aku Kasih nilai:
🍜 Rasa: 5/5
🍜 Rasa Pedas: 5/5
🍜 Porsi: 4/5
🍜 Harga: 4/5
🍜 Beli lagi: ya/ tidak/ mungkin



Comments

essen aquatic said…
makasih atas infonya sangat membantu, dan jangan lupa kunjungi website kami http://bit.ly/2C1Vcor

Popular posts from this blog

Review: Totole Kaldu Rasa Jamur (Vegetarian Food)

Kesampaian juga mencoba kaldu Totole rasa jamur yang lagi happening banget di komunitas ibu-ibu sehat anti MSG 😁

Dari awal kemunculan produk ini yang hanya di jual di komunitas-komunitas, terus mulai bisa dibeli bebas via online, masih juga belum beli karena harganya mahal belum ongkir.

Dan setelah maju mundur cantik buat beli, sekarang baru sempat beli, itu pun pas gak sengaja liat di swalayan ada yang begini.

Alhamdulillah..sekarang di swalayan udah banyak menjual pilihan produk-produk non-MSG, karena biasanya harus kerja keras nyarinya,  dan hanya bisa dibeli online. Hmm..berarti semakin melek orang-orang ya..😊


Sebetulnya Totole kaldu rasa jamur ini diperuntukan bagi para vegetarian, yang dari mulai ke kaldu-kaldu gak boleh ada unsur hewani.

Dan semakin tenar dikalangan penggiat diet sehat bebas kolesterol, karena kaldu dari tumbuhan tidak mengandung lemak sama sekali, dan karena sangat alami dan tidak menggunakan MSG, maka ibu-ibu yang punya balita khususnya, berbondong-bondong …

Review: Susu Booster ASI Merek Lactamond (part 2)

Lagi suka cari-cari booster asi tapi gak pengen yang rasa jamu-jamuan. Ketemu lagi sama satu yang rasanya cuco banget.. Kemaren kan udah coba tuh booster asi merek Almom.  Masih judulnya susu almond, aku nemu lagi dari brand Lactamond. Kalau menurut aku sih kayanya susu booster asi yang satu ini bukan buatan pabrikan rumahan, soalnya dari box dan tekstur susunya udah mirip susu ibu menyusui pabrikan besar.

Yang belum sempet baca ulasan aku yang pertama, kenapa aku lebih suka pilih susu nabati daripada susu hewani, karena lemaknya gak banyak dan kata yang udah pengalaman gak bikin busui gendut (tapi kalau di aku emang bener sih, asi lancar badan lumayan singset. 😁), trus buat yang intoleran laktosa (yang makan susu hewani udahnya jadi mencret..) juga gak terlalu beresiko. Gak cuma almond aja ya, kedelai, dll juga bagus.

Balik lagi ulas susu Lactamond, kalau yang kemaren aku coba itu masih mengandung rempah-rempah selain bubuk almond, kalau untuk susu yang satu ini, almond dicampur kac…

Review: Susu Booster Asi Merek Almom ( Part 1 )

Hmm.. ceritanya aku sedang tergila-gila dengan superfood yang satu ini: Almond. lebih tepatnya lagi memburu jenis susu berbahan dasar kacang almond. konon katanya gak bikin ibu menyusui menjadi gendut tapi asi keluar deras 😛 . Untuk ibu yang lagi menyusui bayinya eksklusif maupun tahap lanjutan ( hingga 2 tahun ) sini..sini..boleh merapat ke sini..sharing-sharing...

Tapi aku disini gak akan terlalu fokus ke hasilnya ya, kaya di iklan-iklan susu booster asi ( pamer-pamer berkantong-kantong stok ASIP ), karena aku memang gak nyetok ASIP, secara aku mah apa atuh rumahku adalah kantorku 😚 jadi anakku langsung "mimi di gentongnya".. pernah sih ada niat nyoba lihat hasilnya dengan memerah asi, supaya tahu berapa banyak, tapi males juga, selain beli pompanya mahal, katanya ada yang bilang menyusu langsung bisa lebih membangun bonding sama si anak. Terus anakku intensif banget mimi nya, jadi boro-boro ada waktu merah asi, ini nempel terus kecuali emaknya mau sholat, makan, mandi, …

Review : La Fonte Bolognese Pasta Sauce

Saus pasta yang satu ini adalah salah satu saus favoritku, sebetulnya ini bukan yang pertama kali aku pakai saus ini, sering banget malah, saking berkesannya malah jadi kepikiran pengen di share di blog... (Begini lah kelakuan emak blogger..xixix)

Aku yakin banget ampir semua orang yang doyan makanan itali, mau itu spaghetti, pizza, etc dan pengen yang praktis-praktis, kayanya langsung lirik saus la fonte ini.


Masih anget, kemaren aku baru bikin spaghetti bolognese dan kalau aku bilang sih, pakai saus yang satu ini gak pernah gagal.

Kombinasi pasta tomat, oregano, dan basil nya udah matching banget. Apa lagi sekarang, karena aku sering banget pakai saus ini, jadi perubaham sekecil apa pun baik rasa maupun kotennya pasti langsung kerasa.

Menurutku sih, la fonte bolognese pasta yang sekarang, lebih banyak dagingnya. Ngerasa gak sih? Yang kemaren aku pakai terutama, pas dituang rasanya kok dagingnya lumayan.

Tapi tetep kalau tanpa masukin daging cincang tambahan, emang gak berasa juga.. …

Resep Acar Timun Bumbu Kuning

Fuihhh... Panjang amat judulnya.. Hehe Timun emang jagonya banget buat dibikin acar, selain acar bumbu kuning,  yang paling terkenal ya acar yang pakai cuka itu (entah apa namanya).

Acar sangat cocok dengan menu yang goreng-goreng dan bakar-bakar, konon katanya bisa menetralisir rasa enek dari sisa-sisa minyak atau lemak dari hasil goreng atau bakar.

Di rumah ada timun dan wortel, juga ada ikan nila goreng fix bikin acar aja, hmm.. Tapi kalau ikan kayanya emang cocok dengam acar bumbu kuning ya, nah kalau bikin sate atau iga bakar kayanya acar cuka yang cocok.

So, ini dia, resep acar timun (wortel) bumbu kuning, silahkan di coba ya bu ibu...

RESEP ACAR TIMUN BUMBU KUNING ala Dapur Mama Badar

Waktu memasak: 30 menit
Porsi: 2-4 orang

Bahan:
🍲 200 gr timun,  iris melintang
🍲 100 gr wortel, iria melintang
🍲 100 gr air
🍲 2 lembar daun salam
🍲 2 cm jahe, geprek
🍲 3 sdm minyak goreng
🍲 garam dan gula secukupnya

Bumbu halus:
🍲 5 siung bawang merah
🍲 2 siung bawang putih
🍲 3 butir kem…