Skip to main content

Resep Pizza Dough

Pizza dough atau "roti" pizza dibuat dari tepung,  dan cara bikinnya gak terlalu beda sama bikin roti pada umumnya.

Pizza dough sendiri dibagi menjadi dua jenis, ala american pizza sama ala italian pizza.

Kalau yang ala amerika itu rotinya agak tebal dengan tekstur yang sangat lembut, sedangkan untuk yang ala Italia, itu lebih tipis dan renyah.

Pada dasarnya, aku lebih suka pizza dough ala Italia, karena nanti finishing nya lebih banyak toping daripada rotinya 😁

Kalau yang banyak beredar di Indonesia kayanya lebih ke arah pizza amerika, soalnya rotinya emang suka tebal gitu.  Tapi pernah di satu resto (cuman lupa namanya), dia pakai roti lebih tipis.

Kali ini aku gak tau juga bikin pizza dough versi yang mana, mungkin ala Indonesia ya πŸ˜‚. Pengennya sih bikin ala Italia, jadi sengaja aku tipis-tipisin aja di loyang... (Maksa.. Hahaha)

Oh ya, soal tepung, kebanyakan pada pakai tepung protein tinggi, tapi disini aku pakai tepung serbaguna aja, karena emang yang ada stok di rumah.

Kalau gitu, ini dia...

RESEP PIZZA DOUGH
ala Dapur Mama Badar

(Pizza Dough) 
Waktu membuat: 90 menit

Bahan:
πŸ• 500 gr tepung
πŸ• 5 gr ragi instan
πŸ• 350 ml air hangat
πŸ• 50 gr minyak (better pakai olive oil)
πŸ• 10 gr gula pasir (1 sdm)
πŸ• 10 gr garam

Cara membuat:
πŸ• campurkan ragi instan,  gula,  dan 100 ml air hangat. Aduk hingga merata, sisihkan.
πŸ• Campur di dalam wadah, tepung dan garam.
πŸ• Masukan ragi yang sudah diaktifkan tadi ke dalam bahan tepung,  aduk merata, tambahkan minyak aduk rata lagi,  terakhir tambahkan air sedikit demi sedikit, uleni hingga kalis.
πŸ• Setelah kalis (adonan tidak menempel di tangan), tutup wadah dengan kain serbet lembab,  sekitar 60 menit.
πŸ• Setelah 60 menit, buka penutup, lalu keluarkan angin yang ada pada adonan dengan cara di pukul-pukul.
πŸ• Pisahkan adonan masing-masing 150 gr (kalau aku jadi dapat 6 buah)
πŸ• setiap satu buah bisa di gunakan untuk membuat satu loyang pizza ukuran personal,  kalau mau lebih besar bisa digabung sesuai kebutuhan.
πŸ• Adonan yang akan di pakai dipipihkan sambil sesekali ditaburi tepung, hingga ketebalan yang diinginkan.
πŸ• Pizza dough siap digunakan dengan saus dan toping yang diinginkan.

☝Tips: dough yang tidak dipakai bisa disimpan di dalam freezer, dengan di bungkus dengan plastik warp, seperti yang aku buat:

(Dough yang akan diawetkan) 
Kalau butuh, 1 hari sebelum di gunakan bisa dipindah ke rak kulkas dari freezer, dan 20 menit sebelum digunakan bisa di keluarkan untuk mengembalikan ke suhu normal. Dough ini bisa awet hingga 4 minggu.


Comments

Popular posts from this blog

Review: Totole Kaldu Rasa Jamur (Vegetarian Food)

Kesampaian juga mencoba kaldu Totole rasa jamur yang lagi happening banget di komunitas ibu-ibu sehat anti MSG 😁

Dari awal kemunculan produk ini yang hanya di jual di komunitas-komunitas, terus mulai bisa dibeli bebas via online, masih juga belum beli karena harganya mahal belum ongkir.

Dan setelah maju mundur cantik buat beli, sekarang baru sempat beli, itu pun pas gak sengaja liat di swalayan ada yang begini.

Alhamdulillah..sekarang di swalayan udah banyak menjual pilihan produk-produk non-MSG, karena biasanya harus kerja keras nyarinya,  dan hanya bisa dibeli online. Hmm..berarti semakin melek orang-orang ya..😊


Sebetulnya Totole kaldu rasa jamur ini diperuntukan bagi para vegetarian, yang dari mulai ke kaldu-kaldu gak boleh ada unsur hewani.

Dan semakin tenar dikalangan penggiat diet sehat bebas kolesterol, karena kaldu dari tumbuhan tidak mengandung lemak sama sekali, dan karena sangat alami dan tidak menggunakan MSG, maka ibu-ibu yang punya balita khususnya, berbondong-bondong …

Review: Susu Booster ASI Merek Lactamond (part 2)

Lagi suka cari-cari booster asi tapi gak pengen yang rasa jamu-jamuan. Ketemu lagi sama satu yang rasanya cuco banget.. Kemaren kan udah coba tuh booster asi merek Almom.  Masih judulnya susu almond, aku nemu lagi dari brand Lactamond. Kalau menurut aku sih kayanya susu booster asi yang satu ini bukan buatan pabrikan rumahan, soalnya dari box dan tekstur susunya udah mirip susu ibu menyusui pabrikan besar.

Yang belum sempet baca ulasan aku yang pertama, kenapa aku lebih suka pilih susu nabati daripada susu hewani, karena lemaknya gak banyak dan kata yang udah pengalaman gak bikin busui gendut (tapi kalau di aku emang bener sih, asi lancar badan lumayan singset. 😁), trus buat yang intoleran laktosa (yang makan susu hewani udahnya jadi mencret..) juga gak terlalu beresiko. Gak cuma almond aja ya, kedelai, dll juga bagus.

Balik lagi ulas susu Lactamond, kalau yang kemaren aku coba itu masih mengandung rempah-rempah selain bubuk almond, kalau untuk susu yang satu ini, almond dicampur kac…

Review : La Fonte Bolognese Pasta Sauce

Saus pasta yang satu ini adalah salah satu saus favoritku, sebetulnya ini bukan yang pertama kali aku pakai saus ini, sering banget malah, saking berkesannya malah jadi kepikiran pengen di share di blog... (Begini lah kelakuan emak blogger..xixix)

Aku yakin banget ampir semua orang yang doyan makanan itali, mau itu spaghetti, pizza, etc dan pengen yang praktis-praktis, kayanya langsung lirik saus la fonte ini.


Masih anget, kemaren aku baru bikin spaghetti bolognese dan kalau aku bilang sih, pakai saus yang satu ini gak pernah gagal.

Kombinasi pasta tomat, oregano, dan basil nya udah matching banget. Apa lagi sekarang, karena aku sering banget pakai saus ini, jadi perubaham sekecil apa pun baik rasa maupun kotennya pasti langsung kerasa.

Menurutku sih, la fonte bolognese pasta yang sekarang, lebih banyak dagingnya. Ngerasa gak sih? Yang kemaren aku pakai terutama, pas dituang rasanya kok dagingnya lumayan.

Tapi tetep kalau tanpa masukin daging cincang tambahan, emang gak berasa juga.. …

Review: Susu Booster Asi Merek Almom ( Part 1 )

Hmm.. ceritanya aku sedang tergila-gila dengan superfood yang satu ini: Almond. lebih tepatnya lagi memburu jenis susu berbahan dasar kacang almond. konon katanya gak bikin ibu menyusui menjadi gendut tapi asi keluar deras πŸ˜› . Untuk ibu yang lagi menyusui bayinya eksklusif maupun tahap lanjutan ( hingga 2 tahun ) sini..sini..boleh merapat ke sini..sharing-sharing...

Tapi aku disini gak akan terlalu fokus ke hasilnya ya, kaya di iklan-iklan susu booster asi ( pamer-pamer berkantong-kantong stok ASIP ), karena aku memang gak nyetok ASIP, secara aku mah apa atuh rumahku adalah kantorku 😚 jadi anakku langsung "mimi di gentongnya".. pernah sih ada niat nyoba lihat hasilnya dengan memerah asi, supaya tahu berapa banyak, tapi males juga, selain beli pompanya mahal, katanya ada yang bilang menyusu langsung bisa lebih membangun bonding sama si anak. Terus anakku intensif banget mimi nya, jadi boro-boro ada waktu merah asi, ini nempel terus kecuali emaknya mau sholat, makan, mandi, …

3 Tips Pertolongan Pertama pada Masakan Keasinan

Bahkan seorang chef profesional sekali pun tak akan lepas dari “musibah” di dapur. Musibah disini bisa dari musibah besar seperti kebakaran maupun musibah kecil seperti bentuk dan rasa masakan tak sesuai semestinya. Yang paling sering terjadi adalah masakan terlalu asin, padahal masakan itu harus segera dihidangkan, dan tidak mungkin untuk memasak ulang dari awal.
Moms, kalau aku pribadi, hal ini cukup sering terjadi, garam dimasukan kemudian pas dicicipi asin sampai membakar lidah..hehe hal ini biasanya kalau aku ganti merek garam, karena faktanya kadar asin garam ternyata berbeda-beda ya. Makanya belakangan aku lebih suka masakan diberi sedikit garam, meskipun akhirnya jadi hambar, tapi paling tidak, saat akan makan bisa di tambah garam sesuai selera. Dari pada ketika masakan terlalu asin, karena kebanyakan garam.
Tapi tak perlu kebakaran jenggot kalau ini terjadi di dapur bu ibu, semua ada solusinya. Dan yang pasti gak harus membuang masakan yang gagal itu ya. Mungkin ada banyak car…