Langsung ke konten utama

Cireng Bawang



Cireng adalah sejenis kudapan kecil khas dari jawa barat, yang secara umum terbuat dari perpaduan aci ( tepung tapioka ), bawang putih, dan bawang daun. Dahulu cireng hanya dikenal dengan satu saus, yakni saus kacang, seiring meningkatnya kreativitas masyarakat, cireng menggunakan macam-macam saus dan isian, seperti saus rujak, saus keju, dengan beragam isian mulai sosis, daging, keju dan sebagainya. Rasa cireng gurih dan kenya, dan cukup mengenyangkan karena mengandung karbohidrat tinggi.

Pada kali ini saya mau coba membuat cireng bawang ( rasa dominan bawang putih ), tekstur yang didapatkan adalah garing dan krispi di luar dan kenyal di dalam, saya membuat rasa bawang putih sangat dominan di sini, saya beri cukup banyak bawang putih. bawang putih selain memberi rasa gurih alami pada makanan, juga mengandung banyak manfaat untuk kesehatan, antara lain sebeagai antibiotik, menurunkan hipertensi, dan lain-lain.

Yuk, kita mulai bikin ya bunda 💁:
Waktu memasak : 30 menit
Porsi : 10 buah


Bahan:

Bahan A ( biang )
🍙 50 gr tepung tapioka
🍙 200 ml air mendidih

Bahan B
🍙 200 gr tepung tapioka
🍙 2 siung bawang putih
🍙 1 tangkai bawang daun
🍙 1/4 sendok teh garam


cara membuat:
🍙 Didihkan air, dalam wadah besar campurkan bahan B: yang terdiri dari tepung tapioka, parut bawang putih, dan iris bawang daun, juga garam, aduk rata.
🍙Setelah mendidih masukan tepung bahan A, aduk hingga mengental.
🍙Segera setelah itu tuangkan pada bahan B, aduk rata. Hati-hati panas ya bunda, bisa menggunakan bantuan sendok, tapi untuk hasil lebih baik diuleni dengan tangan.
🍙 setelah kalis ( ciri bahan A dan bahan B sudah menyatu, dan tekstur lembab ) pisah-pisahkan menjadi bulatan-bulatan kecil ( saya sekitar masing-masing 20 gram ) sesuai selera.
🍙 panaskan minyak untuk menggoreng, pipihkan cireng, dan goreng di atas minyak panas hingga menguning, dan siap disajukan.


💌 Tips: usahakan langsung habis, pengalaman saya di masukan di dalam kulkas malah jadi keras walaupun rasa sih tidak berubah. jadi dari pada terbuang saya cemplungin aja ke air mendidih dan jadi cilok..😅

Pelengkap:
🍴 saus kacang 🍴saus rujak 🍴saus keju





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review: Totole Kaldu Rasa Jamur (Vegetarian Food)

Kesampaian juga mencoba kaldu Totole rasa jamur yang lagi happening banget di komunitas ibu-ibu sehat anti MSG 😁 Dari awal kemunculan produk ini yang hanya di jual di komunitas-komunitas, terus mulai bisa dibeli bebas via online, masih juga belum beli karena harganya mahal belum ongkir. Dan setelah maju mundur cantik buat beli, sekarang baru sempat beli, itu pun pas gak sengaja liat di swalayan ada yang begini. Walaupun akhir-akhirnya aku lebih suka belanja di internet. Sebetulnya Totole kaldu rasa jamur ini diperuntukan bagi para vegetarian, yang dari mulai ke kaldu-kaldu gak boleh ada unsur hewani. Dan semakin tenar dikalangan penggiat diet sehat bebas kolesterol, karena kaldu dari tumbuhan tidak mengandung lemak sama sekali, dan karena sangat alami dan tidak menggunakan MSG, maka ibu-ibu yang punya balita khususnya, berbondong-bondong lah membicarakan kaldu ini.. Hehe (Totole Kaldu Rasa Jamur)  Gambar di bungkusnya imut-imut banget, gemesinnnnn 😝😝😝 terus tuli...

Review: Kopi Java Preanger, Kopi Arabika dengan Aroma yang Kuat

(Java Preanger Coffee)  Sebenarnya aku bukan master di bidang kopi, cuma gegara nonton liputan di TV1 tentang sejarah kopi di Indonesia. Dan mendengar nama gunung Manglayang disebut-sebut di sana 😁 Jadi merasa tergerak buat tahu lebih banyak, dan setelah itu aku jadi menemukan alasan kenapa Dee Lestari bikin novel filosofi kopi (walaupun belum pernah juga baca sih.. Hehe). Ada cerita panjang dibalik segelas kopi yang kita minum, bahkan di negara eropa acara minum kopi udah jadi semacam kultur, tiada hari tanpa kopi. Mungkin itu juga yang membuat, kenapa dulu Belanda begitu agresif memberlakukan tanam paksa kopi di beberapa daerah di Indonesia. Indonesia memang salah satu negara penghasil biji kopi terbesar dunia (kalau gak salah no 3 gitu ya?). Mulai dari sabang sampai merauke kita punya jenis kopi dengan cita rasa yang khas. Namun, sudah kenal dengan Java Preanger Coffee? Konon katanya ini adalah jenis kopi tertua yang pernah dibudidayakan di Indonesia. Java Preanger Co...

5 Tips Agar Bolu Tidak Bantet

(bolumeranti.co.id) Bolu yang merekah terlihat sangat cantik dan menggiurkan, beda halnya dengan bolu bantet meskipun rasanya tetap enak, tapi secara penampilan memang tidak menarik, Kecuali kalau memang sengaja bikin brownies yang dicari memang bentuk yang bantet,kalau mengembang justru malah jadinya spons cake, iya kan? Masih ingat sama bolu pisang bantet buatanku? Hehe..aku juga gak ngerti kenapa hasilnya bisa seperti itu, padahal sudah ikuti petunjuk resep step by step nya dengan tepat (perasaan..), emang sih ini baru pertama kalinya bikin bolu, awalnya aku pikir cara bikinnya gampang, segampang cara makannya..tapi ternyataaa...fuihhh...susah-susah gampang. Selain fokus di bahan-bahan, biar rasanya enak, ternyata bikin bolu supaya bentknya sempurna, ternyata gak cuma ukuran dan takaran bahanynya yang harus tepat, tapi juga banyak “faktor X” yang mempengaruhi kesuksesan membuat bolu. Belajar dari kesalaham, selayaknya seorang profesional ( cie...hehe) aku cari-ca...

Review: Buldak Koreakeun

Aku lagi seneng nyobain produk-produk makanan Korea dari brand Koreakeun, kalau kemaren aku udah bahas tentang seenak apa Topokki. Sekarang aku penasaran sama Buldak. Kata "Buldak" aku udah sering denger sih, tapi biasanya itu identik sama ayam goreng ya, jadi semacam ayam goreng Korea (biasanya ditepungin gitu, udah itu dilumuri saus pedas, setahu aku sih gitu). Belakangan aku tahu juga bahwa saus Buldak ini tuh identik sama rasa Samyang. Nah sekarang mari kita coba Mie Buldak versi Koreakeun. Sebetulnya ada dua produk yang bikin aku penasaran, mereka tuh punya dua produk yang mirip-mirip: Buldak dan Ramyeon. Kira-kira apa bedanya ya? rasanya kayak apa ya? Aku mau bahas yang Buldak dulu ya, so cekedot... Daftar Isi : Unboxing Buldak Koreakeun Harga Buldak Rasa makanan Korea Buldak Unboxing Buldak Koreakeun (Buldak Koreakeun) Well, masih sama seperti kemasan produk Topokki kemaren ya, sangat praktis dan gampang diselipin di dalam tas. Kalau yang kemaren bahan utamanya...

Resep Perkedel Jagung ( a.k.a Bakwan Jagung ) Kriuk

🌽🌽🌽 Karbohidrat alternatif yang lebih menyehatkan di banding nasi putih, jagung. Dulu yang saya tahu jagung hanya terdiri dari dua jenis, yaitu jagung tidak manis dan jagung manis 😝... ternyata cukp banyak dan variatif, menurut wikipedia.org ada 7 jenis jagung: 🌽 Tunicata ( Podcorn , jagung bersisik, merupakan kelompok kultivar yang dianggap paling primitif) 🌽 Indentata ( Dent , jagung gigi-kuda) 🌽 Indurata ( Flint , jagung mutiara) 🌽 Saccharata ( Sweet , jagung manis) 🌽 Everta ( Popcorn , jagung berondong ) 🌽 Amylacea ( Floury corn , jagung tepung ) 🌽 Glutinosa ( Sticky/glutinuous corn , jagung ketan) Jagung juga sangat baik ternyata untuk kesehatan, selain menambah energi, jagung juga dapat menurunkan kolesterol, menghindari diabetes juga hipertensi ( karena di dalamnya mengandung phenolic phytochemicals. ), dan sebagainya. Kali ini saya mau mengolah jagung menjadi sebuah makanan yang simpel dan enak dijamin kriuk dan ngga melempem, this is it "Resep  Pe...