Langsung ke konten utama

Review: Keju Kraft All In One

Kraft adalah keju pertama yang aku kenal, dulu itu ada keju judulnya "Qeju" dan rasanya menurut aku sama banget kaya Kraft keju cheddar, aku pikir Qeju udah ganti nama, ternyata nggak dan kayanya satu pabrik sama Kraft, merek Qeju emang agak jarang.

review keju kraft cheddar all in one
(Keju Kraft All in one)

Kalau di lihat-lihat keju Kraft emang agak pricey di kelasnya, kalau merek lain ada yang bisa jual harga keju sejenis under 15K, keju Kraft dengan jenis keju yang sama "Cheddar" itu sekitar 17K, apalagi kalo varian quick melt bisa di atas 20K. Karena itu, kadang ibu-ibu yang dituntut pinter berhitung, kebanyakan pasti milih yang murah dong apalagi kalau rasanya gak beda jauh (pengalaman banget...hehe).

Mungkin karena melihat trend pasar yang seperti itu, akhirnya Kraft mengeluarkan varian keju Kraft ekonomis yang dikasih judul Kraft All in One. Mungkin maksudnya All in One, harga yang terjangkau bikin keju Kraft bisa dinikmati semua orang. Dan pastinya bisa digunakan sebagai keju serbaguna, dan juga bisa jadi pengganti keju Kraft martabak, yang terkenal lebih murah (karena khusus buat jualan) dan rasanya setingkat lebih enak dari merek lain.

Daftar Isi :

Kemasan dan harga keju Kraft

Kalau dilihat dari kemasan nya, ciri khas merk keju Kraft ini emang di dominasi dengan warna biru dan kuning ya. sekilas sih mirip kayak kemasan keju Kraft Cheddar dan Quick Melt, oh ya satu lagi Kraft Milky Soft juga (udah pernah lihat?).

Kalau di lihat harganya, untuk kelas keju Kraft ini cukup murah, bahkan bisa bersaing sama keju Prochiz, yang merupakan saingan berat Kraft dalam soal harga. Tempat belinya, ada di semua marketplace ya.

Kemasan nya sih gak ada yang gimana-gimana, luarnya pakai kardus dan dalam nya keju dilapis aluminium foil, khas keju Kraft banget. Sayangnya di kemasan nya gak ada resep nya, jadi langsung buang aja..hehe kalau ada resep nya, biasanya aku koleksi. 😅

review kemasan keju kraft, harga keju kraft
(Kemasan keju Kraft all in one)

Tekstur dan rasa keju

komposisi keju kraft all in one
(Komposii keju Kraft All in one)

Gak tahu karena harganya yang lebih murah, menurut aku keju Kraft All in one ini terasa banget perbedaannya jika dibandingkan dengan keju Kraft Cheddar biasa. Tekstur keju yang ini lebih keras dibandingkan yang Cheddar apa lagi yang Quick Melt. Dan memang rasa kejunya kurang berasa selain rasa asin. Dan karena teksturnya terbilang paling keras di antara keju Kraft lainnya, jadi menurut aku sih kurang cocok sebagai keju MPASI.

Logis sih, kalau dilihat di komposisi nya, urutan bahan keju Cheddar nya ada di kesekian😆. Coba deh perhatikan, kalau di keju Kraft Cheddar biasa itu kalau gak salah: setelah air komposisi nya adalah keju Cheddar (jadi urutan ke dua). Oh ya, sekedar tips, aku pernah dapat info panduan membaca komposisi makanan, komposisi dari urutan pertama dan seterusnya itu jadi semacam klu yang menjelaskan kadar bahan yang digunakan di dalamnya.

Dan menurut aku ini emang cocok buat penghias makanan aja kayak misalnya topping donat, pisang keju, atau apa lah untuk dijadikan keju parut. Karena kalau mengandalkan rasa keju hanya dari ini kayanya gak akan dapet, jadi harus ditambahkan ke makanan yang memang sudah ada rasanya, sebagai penyedap aja. Dan kalau jadi cemilan, juga kayanya masih terlalu asin, dibandingkan produk keju Emina.

Informasi Nutrisi dan Kalori

jumlah kalori keju cheddar
(Nutrisi dan kalori keju Kraft)

Setiap penyajian 20 gr keju Kraft All ini one setara dengan 85 kkal. Isi kemasan keseluruhan nya itu sekitar 170 gr. Selain dari informasi kalori, di kemasan juga ditulis jelas informasi kandungan lainnya, seperti lemak, garam, protein, dan sebagainya.

Keju ini juga mengandung protein sekitar 2 gr/ penyajian, dan juga karobohidrat sebesar 3 gr, beda tipis. Jadi untuk taburan makanan yang biasanya banyaknya sekitar 2 sendok makan per saji, udah pas. Aduh jadi terbayang lezatnya pisang keju deh...hehe.

So, kalau secara umum sih keju Kraft All in one ini masuk di kantong aku, meskipun sebetulnya masih ada yang lebih murah sekelasnya. Dan kalau aku pribadi kalau disuruh milih antara Kraft All in one dan Kraft Cheddar aku pilih Kraft Cheedar aja sekalian biar rasanya gak nanggung dan gak ke mana-mana 😅. Penilaian aku tentang Keju Kraft All in one ini adalah:

🧀 Harga: 4/5

🧀 Rasa: 4/5

🧀 Kemasan: 4/5

🧀 Beli lagi: mungkin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review: Totole Kaldu Rasa Jamur (Vegetarian Food)

Kesampaian juga mencoba kaldu Totole rasa jamur yang lagi happening banget di komunitas ibu-ibu sehat anti MSG 😁 Dari awal kemunculan produk ini yang hanya di jual di komunitas-komunitas, terus mulai bisa dibeli bebas via online, masih juga belum beli karena harganya mahal belum ongkir. Dan setelah maju mundur cantik buat beli, sekarang baru sempat beli, itu pun pas gak sengaja liat di swalayan ada yang begini. Walaupun akhir-akhirnya aku lebih suka belanja di internet. Sebetulnya Totole kaldu rasa jamur ini diperuntukan bagi para vegetarian, yang dari mulai ke kaldu-kaldu gak boleh ada unsur hewani. Dan semakin tenar dikalangan penggiat diet sehat bebas kolesterol, karena kaldu dari tumbuhan tidak mengandung lemak sama sekali, dan karena sangat alami dan tidak menggunakan MSG, maka ibu-ibu yang punya balita khususnya, berbondong-bondong lah membicarakan kaldu ini.. Hehe (Totole Kaldu Rasa Jamur)  Gambar di bungkusnya imut-imut banget, gemesinnnnn 😝😝😝 terus tuli...

Review: Kopi Java Preanger, Kopi Arabika dengan Aroma yang Kuat

(Java Preanger Coffee)  Sebenarnya aku bukan master di bidang kopi, cuma gegara nonton liputan di TV1 tentang sejarah kopi di Indonesia. Dan mendengar nama gunung Manglayang disebut-sebut di sana 😁 Jadi merasa tergerak buat tahu lebih banyak, dan setelah itu aku jadi menemukan alasan kenapa Dee Lestari bikin novel filosofi kopi (walaupun belum pernah juga baca sih.. Hehe). Ada cerita panjang dibalik segelas kopi yang kita minum, bahkan di negara eropa acara minum kopi udah jadi semacam kultur, tiada hari tanpa kopi. Mungkin itu juga yang membuat, kenapa dulu Belanda begitu agresif memberlakukan tanam paksa kopi di beberapa daerah di Indonesia. Indonesia memang salah satu negara penghasil biji kopi terbesar dunia (kalau gak salah no 3 gitu ya?). Mulai dari sabang sampai merauke kita punya jenis kopi dengan cita rasa yang khas. Namun, sudah kenal dengan Java Preanger Coffee? Konon katanya ini adalah jenis kopi tertua yang pernah dibudidayakan di Indonesia. Java Preanger Co...

Resep Perkedel Jagung ( a.k.a Bakwan Jagung ) Kriuk

🌽🌽🌽 Karbohidrat alternatif yang lebih menyehatkan di banding nasi putih, jagung. Dulu yang saya tahu jagung hanya terdiri dari dua jenis, yaitu jagung tidak manis dan jagung manis 😝... ternyata cukp banyak dan variatif, menurut wikipedia.org ada 7 jenis jagung: 🌽 Tunicata ( Podcorn , jagung bersisik, merupakan kelompok kultivar yang dianggap paling primitif) 🌽 Indentata ( Dent , jagung gigi-kuda) 🌽 Indurata ( Flint , jagung mutiara) 🌽 Saccharata ( Sweet , jagung manis) 🌽 Everta ( Popcorn , jagung berondong ) 🌽 Amylacea ( Floury corn , jagung tepung ) 🌽 Glutinosa ( Sticky/glutinuous corn , jagung ketan) Jagung juga sangat baik ternyata untuk kesehatan, selain menambah energi, jagung juga dapat menurunkan kolesterol, menghindari diabetes juga hipertensi ( karena di dalamnya mengandung phenolic phytochemicals. ), dan sebagainya. Kali ini saya mau mengolah jagung menjadi sebuah makanan yang simpel dan enak dijamin kriuk dan ngga melempem, this is it "Resep  Pe...

5 Tips Agar Bolu Tidak Bantet

(bolumeranti.co.id) Bolu yang merekah terlihat sangat cantik dan menggiurkan, beda halnya dengan bolu bantet meskipun rasanya tetap enak, tapi secara penampilan memang tidak menarik, Kecuali kalau memang sengaja bikin brownies yang dicari memang bentuk yang bantet,kalau mengembang justru malah jadinya spons cake, iya kan? Masih ingat sama bolu pisang bantet buatanku? Hehe..aku juga gak ngerti kenapa hasilnya bisa seperti itu, padahal sudah ikuti petunjuk resep step by step nya dengan tepat (perasaan..), emang sih ini baru pertama kalinya bikin bolu, awalnya aku pikir cara bikinnya gampang, segampang cara makannya..tapi ternyataaa...fuihhh...susah-susah gampang. Selain fokus di bahan-bahan, biar rasanya enak, ternyata bikin bolu supaya bentknya sempurna, ternyata gak cuma ukuran dan takaran bahanynya yang harus tepat, tapi juga banyak “faktor X” yang mempengaruhi kesuksesan membuat bolu. Belajar dari kesalaham, selayaknya seorang profesional ( cie...hehe) aku cari-ca...

Review: Desaku Bumbu Bubuk Kari

Ada beberapa alasan ibu-ibu malas berkecimpung di dunia perdapuran, karna emang gak bisa masak, atau bisa juga karena malas repot. syukur-syukur bisa selalu beli makanan ke restoran yah, tapi kalau ngga..gak ada pilihan lain selain masak sendiri, tak hanya faktor eknonomi ( yang faktanya masak sendiri jauh lebih murah, karena kita gak perlu bayar tenaga koki) tapi juga faktor kesehatan dan nutrisi. Makanan di luaran belum tentu memenuhi standar nutrisi yang biasanya ibu-ibu paling konsen soal ini. Misal untuk penambahan MSG atau mecin misalnya, atau alergi terhadap makanan tertentu, atau apalah..apalah..masih banyak lagi 😊. Kalau alasan gak bisa masak, klasik banget ya. Karena pada dasarnya semua orang punya naluri merasa lapar dan mencari makanan, masak adalah tingkat lanjut dari kata survive , bedanya hanya satu ada yang enak dan tidak..hehe, itu aja kok. Nah kalau alasannya yang kedua, malas. Ini ya mau gimana lagi, aku sendiri (walaupun gak bilang jago juga dalam urusan masa...