Langsung ke konten utama

Review: Tokyo Bowl Hokben With Japanese Sauce

Makanan fast food sering identik dengan makanan gak sehat, karena biasanya tinggi garam dan bahan aditif. Terlepas dari semua itu, makanan fast food emang hampir semuanya enak-enak..entah gimana cara masaknya.. hehe

Tapi sekarang makanan cepat saji juga udah naik tingkat untuk menjadi makanan yang sehat, dengan menyajikan menu salad, supaya gak melulu sesuatu yang berlemak. Sebetulnya setelah aku perhatikan beberapa fast food menawarkan menu salad, baik buah maupun sayuran yang lumayan memanjakan lidah dari tampilannya, salah satunya yang ini nih..Tokyo Bowl dari Hokben.

(Tokyo Bowl)

Ini semacam salad gitu, dari tampilannya ya cukup menyehatkan sih, coz gak pake minyak dan isinya cuma sayuran doang + mie dingin khas Jepang. Biar rasanya gak hambar, ada saus yang dipakai sebagai campurannya, yaitu: mayones, pizza, dan saus jepang. Nih aku kasih bocoran, kalo di supermarket kayanya rasa saus nya mirip-mirip saus wijen merek kwipi.

(Token Tokyo Bowl)

Buat aku kalau mayones dan saus pizza kayanya udah biasa aja, makanya penasaran dengan varian saus jepang. Karena aku pesan lewat ojol, jadi gak makan di tempat, jadi penampakan pas Tokyo Bowl ini datang ke rumah, seperti ini:

( Isi Tokyo Bowl)

 Terdiri dari satu cup sayuran dan mie bening, saus jepang dua buah (dan menurut aku masih kurang banyak), sama perlengkapan makan. (Ps: Itu tangan bayi gak termasuk ya, gak sengaja ikut difoto🙈😅.. mau di edit udah nanggung)

Untuk sayurannya terdiri dari : jagung, kol ungu, selada, daun letus, sama mie gelosor (kalo orang sunda bilang). Kelihatannya kaya sedikit, tapi serius ini bikin kenyang. Karena kandungan seratnya banyak kayanya.

Untuk sausnya warnanya coklat dan ada wijennya, untuk yang gak suka aroma gosong, ini sausnya emang kaya ada aroma gosong gitu, padahal ini bukan gosong, tapi dari perpaduan wijen yang disangrai di dalamnya. But, i like it so, enakkk..

Kalau mie nya sendiri, ini enak dan kenyal gitu, hmmm.. sejujurnya aku baru pertamakali nemu mie jenis ini. At least, emang sih ini mirip kaya mie aci atau mie glosor gitu ya, tapi rasanya pas di mulut beda aja, u must try pokoknya..

Harganya sekitar 25 ribuan 1 porsi, hmm..kemahalan ga ya? Entah lah, tapi kalau dibanding sama harga lotek khas sunda sih jelas-jelas lebih mahal ya, dengan konten sayuran tapi beda penyajian..hehe

So, untuk Tokyo Bowl ala Hokben ini, aku punya penilaian:

🥗 Rasa: 5/5
🥗 Kemasan: 5/5
🥗 Harga: 4/5
🥗 Beli lagi: ya/mungkin/tidak

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review: Totole Kaldu Rasa Jamur (Vegetarian Food)

Kesampaian juga mencoba kaldu Totole rasa jamur yang lagi happening banget di komunitas ibu-ibu sehat anti MSG 😁 Dari awal kemunculan produk ini yang hanya di jual di komunitas-komunitas, terus mulai bisa dibeli bebas via online, masih juga belum beli karena harganya mahal belum ongkir. Dan setelah maju mundur cantik buat beli, sekarang baru sempat beli, itu pun pas gak sengaja liat di swalayan ada yang begini. Walaupun akhir-akhirnya aku lebih suka belanja di internet. Sebetulnya Totole kaldu rasa jamur ini diperuntukan bagi para vegetarian, yang dari mulai ke kaldu-kaldu gak boleh ada unsur hewani. Dan semakin tenar dikalangan penggiat diet sehat bebas kolesterol, karena kaldu dari tumbuhan tidak mengandung lemak sama sekali, dan karena sangat alami dan tidak menggunakan MSG, maka ibu-ibu yang punya balita khususnya, berbondong-bondong lah membicarakan kaldu ini.. Hehe (Totole Kaldu Rasa Jamur)  Gambar di bungkusnya imut-imut banget, gemesinnnnn 😝😝😝 terus tuli...

Review: Buldak Koreakeun

Aku lagi seneng nyobain produk-produk makanan Korea dari brand Koreakeun, kalau kemaren aku udah bahas tentang seenak apa Topokki. Sekarang aku penasaran sama Buldak. Kata "Buldak" aku udah sering denger sih, tapi biasanya itu identik sama ayam goreng ya, jadi semacam ayam goreng Korea (biasanya ditepungin gitu, udah itu dilumuri saus pedas, setahu aku sih gitu). Belakangan aku tahu juga bahwa saus Buldak ini tuh identik sama rasa Samyang. Nah sekarang mari kita coba Mie Buldak versi Koreakeun. Sebetulnya ada dua produk yang bikin aku penasaran, mereka tuh punya dua produk yang mirip-mirip: Buldak dan Ramyeon. Kira-kira apa bedanya ya? rasanya kayak apa ya? Aku mau bahas yang Buldak dulu ya, so cekedot... Daftar Isi : Unboxing Buldak Koreakeun Harga Buldak Rasa makanan Korea Buldak Unboxing Buldak Koreakeun (Buldak Koreakeun) Well, masih sama seperti kemasan produk Topokki kemaren ya, sangat praktis dan gampang diselipin di dalam tas. Kalau yang kemaren bahan utamanya...

5 Tips Agar Bolu Tidak Bantet

(bolumeranti.co.id) Bolu yang merekah terlihat sangat cantik dan menggiurkan, beda halnya dengan bolu bantet meskipun rasanya tetap enak, tapi secara penampilan memang tidak menarik, Kecuali kalau memang sengaja bikin brownies yang dicari memang bentuk yang bantet,kalau mengembang justru malah jadinya spons cake, iya kan? Masih ingat sama bolu pisang bantet buatanku? Hehe..aku juga gak ngerti kenapa hasilnya bisa seperti itu, padahal sudah ikuti petunjuk resep step by step nya dengan tepat (perasaan..), emang sih ini baru pertama kalinya bikin bolu, awalnya aku pikir cara bikinnya gampang, segampang cara makannya..tapi ternyataaa...fuihhh...susah-susah gampang. Selain fokus di bahan-bahan, biar rasanya enak, ternyata bikin bolu supaya bentknya sempurna, ternyata gak cuma ukuran dan takaran bahanynya yang harus tepat, tapi juga banyak “faktor X” yang mempengaruhi kesuksesan membuat bolu. Belajar dari kesalaham, selayaknya seorang profesional ( cie...hehe) aku cari-ca...

Cara Membuat Seblak Klasik Enak

Seblak adalah salah satu camilan yang awalnya bercokol (bahasanya dong...hehe) di daerah Jawa Barat. Aku masih sangat ingat sepulang sekolah kalau kumpul-kumpul dengan teman satu geng di salah satu rumah dari kami, pasti menu wajib yang menemani kami buat PR atau sekedar ngobrol-ngobrol tentang Boyband Westlife  dan gosip sekolah adalah seblak. Dan kayaknya kami gak akan pernah lupa cara membuat seblak itu sampai sekarang. Aku sama sekali gak menyangka seblak akan setenar ini sekarang. Di mana-mana ada yang jual seblak, bahkan sampe ujung pulang Jawa atau bahkan sampai ke luar pulau. Sayangnya seblak yang banyak beredar di kebanyakan warung-warung seblak sekarang menurutku tidak "original". Karena setahuku seblak yang aku kenal sejak jaman sekolah itu bukan seblak yang banyak dijual sekarang: banyak kuahnya sampai sulit membedakan antara sebelak dan bakso tusuk dengan warna merah merona yang menyala-nyala (apa sihhh...hehe). Selain itu, sekarang itu lebih heboh aja, ada yang ...

Resep Brownies Panggang (Kacang)

Setelah sekian lama ngumpulin contekan resep, dan hunting bahan, dan ngarep kapan bisa dieksekusi, dan gak ada waktu.. lebih tepatnya males..akhirnya Idul Fitri tahun ini kesampaian, masih nuansa hari raya, sebenernya lumayan "kenyang" sama yang manis-manis, tapi kayanya kalau ditawari brownis yang satu ini gak bakal nolak..😂 Sejarah brownies sudah jadi rahasia umum, bahwa kue ini hasir dari kegagalan.. Jadi ceritanya tuh, ini versi lain dari kue bantet, hmm.. Mungkin yang bikin lupa kasih pengembang..😱 Hehe Wah, betapa filosofis sekali kue ini, terkadang kegagalan tak selalu menjadi sesuatu yang mengerikan... Aseeekkk 😝 Aku suka brownies karena rasanya coklat banget. Sekarang lagi trend Brownis kukus, tapi aku pribadi lebih suka brownies panggang, karena lebih padet dan kering. Brownis yang bakal aku bikin ini full coklat, dengan tekstur padet, hmm...dan bikin kenyang, dan kalau buat aku sih udah pas banget, ditambah lagi gurih kacangnya bikin seimbang rasanya. Br...