Langsung ke konten utama

Review: Booster ASI Merek Susu Almond AFIS Life

Aku masih jadi pejuang ASI, karena Adhia belum 2 tahun. Ayo Ibu-ibu yang masih berjuang biar bayi kita memperoleh hak nya, merapat-merapat ke sini, Aku bisikin booster ASI yang kece lagi.

Ini simpel banget mereknya Susu Almond, mungkin susu Almond yang paling eksplisit judulnya.. sebelumnya kan ada tuhAlmom, Lactamond, Asigen, dan lain-lain semuanya bergendre susu Almond, tapi dikasih merek beda-beda, nah ini emang beneran nama mereknya Susu Almond.

Well, manfaat Almond bagus banget buat ibu hamil dan ibu menyusui, dan ini salah satu super food yang wajib ada di list ya bu ibu... sebetulnya buat semua orang sih, karena mengandung banyak manfaat seperti menjaga kadar gula darah, menjaga stabilitas tekanan darah, anti oksidan, dan banyak banget.

review booster ASI Susu Almond
(Susu Almond Merk Afis)

Maaf kemasannya agak penyok-penyok gitu, kayanya kebentur-bentuk di ekspedisi, jauh nih belinya dari Surabaya.. harus menempuh ratusan kilo..halah. Dari judulnya aja udah pasti bisa nebak bahwa ini susu Almond. Gak 100 % dari kacang Almond sih, ini seperti merek yang sudah-sudah menggunakan beragam "ramuan" lain. Untuk yang ini, dia terdiri dari: kacang Almond,madu, daun katuk, kurma, dan premix vitamin.

komposisi susu almond afis
(Komposisi susu almond Afis)

Hmm.. kalau menurut aku, dari segi gizi ini sudah komplit ya, gak lupa juga mengandung AA dan DHA, yang konon bagus buat kecerdasan. Untuk manfaat-manfaat lainnya, sudah dijelaskan dengan cukup baik kok di kardus nya.

Di dalam kardus berisi satu buah kemasan susu, yang lagi-lagi kalau menurut aku, jika tidak menggunakan kemasan terpisah, bikin ribet pas penyimpanan, karena harus cari karet gelang, atau di transfer ke wadah lain yang tertutup.

isi kemasan susu almond afis


Untuk rasanya, Aku pilih rasa original, karena kebetulan Susu Almond ini gak mengeluarkan varian rasa Matcha favoritku (kalau gak salah ya..). Dan kalau untuk rasa aku pikir rasa Almond nya lebih terasa yang merek Asigen (aku sama-sama pernah coba rasa original untuk kedua brand ini). Yang ini, rasa krimer nya seperti menutupi rasa natural Almond nya, jadi pas minum berasa minum krimer gitu. Tapi over all, ini enak. Dan kalau sudah di blend dengan oat, ini super enak banget buat sarapan penuh nutrisi, trust me!

Dan soal hasil, apakah berefek pada produksi ASI? Aku yakin ini berefek, dan sama seperti booster ASI lainnya yang pernah aku coba. Untuk harga, ini berada di kisaran 45 ribu, murah lah ya di kelas susu dengan bahan baku premium kacang Almond, yang sekilonya bisa sampai 100 ribu.

So, untuk keseluruhan, Aku menilai bahwa Susu Almond ini:

🍶 Kemasan: 4/5

🍶 Rasa : 4/5

🍶 Harga: 4/5

🍶 Beli lagi: ya/mungkin/tidak

Komentar

Aquatic Essen Bolu mengatakan…
Terimakasih sudah share..

Postingan populer dari blog ini

Review: Totole Kaldu Rasa Jamur (Vegetarian Food)

Kesampaian juga mencoba kaldu Totole rasa jamur yang lagi happening banget di komunitas ibu-ibu sehat anti MSG 😁 Dari awal kemunculan produk ini yang hanya di jual di komunitas-komunitas, terus mulai bisa dibeli bebas via online, masih juga belum beli karena harganya mahal belum ongkir. Dan setelah maju mundur cantik buat beli, sekarang baru sempat beli, itu pun pas gak sengaja liat di swalayan ada yang begini. Walaupun akhir-akhirnya aku lebih suka belanja di internet. Sebetulnya Totole kaldu rasa jamur ini diperuntukan bagi para vegetarian, yang dari mulai ke kaldu-kaldu gak boleh ada unsur hewani. Dan semakin tenar dikalangan penggiat diet sehat bebas kolesterol, karena kaldu dari tumbuhan tidak mengandung lemak sama sekali, dan karena sangat alami dan tidak menggunakan MSG, maka ibu-ibu yang punya balita khususnya, berbondong-bondong lah membicarakan kaldu ini.. Hehe (Totole Kaldu Rasa Jamur)  Gambar di bungkusnya imut-imut banget, gemesinnnnn 😝😝😝 terus tuli...

Review: Desaku Bumbu Bubuk Kari

Ada beberapa alasan ibu-ibu malas berkecimpung di dunia perdapuran, karna emang gak bisa masak, atau bisa juga karena malas repot. syukur-syukur bisa selalu beli makanan ke restoran yah, tapi kalau ngga..gak ada pilihan lain selain masak sendiri, tak hanya faktor eknonomi ( yang faktanya masak sendiri jauh lebih murah, karena kita gak perlu bayar tenaga koki) tapi juga faktor kesehatan dan nutrisi. Makanan di luaran belum tentu memenuhi standar nutrisi yang biasanya ibu-ibu paling konsen soal ini. Misal untuk penambahan MSG atau mecin misalnya, atau alergi terhadap makanan tertentu, atau apalah..apalah..masih banyak lagi 😊. Kalau alasan gak bisa masak, klasik banget ya. Karena pada dasarnya semua orang punya naluri merasa lapar dan mencari makanan, masak adalah tingkat lanjut dari kata survive , bedanya hanya satu ada yang enak dan tidak..hehe, itu aja kok. Nah kalau alasannya yang kedua, malas. Ini ya mau gimana lagi, aku sendiri (walaupun gak bilang jago juga dalam urusan masa...

5 Tips Agar Bolu Tidak Bantet

(bolumeranti.co.id) Bolu yang merekah terlihat sangat cantik dan menggiurkan, beda halnya dengan bolu bantet meskipun rasanya tetap enak, tapi secara penampilan memang tidak menarik, Kecuali kalau memang sengaja bikin brownies yang dicari memang bentuk yang bantet,kalau mengembang justru malah jadinya spons cake, iya kan? Masih ingat sama bolu pisang bantet buatanku? Hehe..aku juga gak ngerti kenapa hasilnya bisa seperti itu, padahal sudah ikuti petunjuk resep step by step nya dengan tepat (perasaan..), emang sih ini baru pertama kalinya bikin bolu, awalnya aku pikir cara bikinnya gampang, segampang cara makannya..tapi ternyataaa...fuihhh...susah-susah gampang. Selain fokus di bahan-bahan, biar rasanya enak, ternyata bikin bolu supaya bentknya sempurna, ternyata gak cuma ukuran dan takaran bahanynya yang harus tepat, tapi juga banyak “faktor X” yang mempengaruhi kesuksesan membuat bolu. Belajar dari kesalaham, selayaknya seorang profesional ( cie...hehe) aku cari-ca...

Resep Balakutak Hideung (khas sunda )

Masak…masak…udah lama ga post soal dapur. Baiklah teman-teman, kali ini kita coba masak yang ngga banget penampilannya..” Balakutak Hideung”…but, don’t judge a book by its cover ya, meski item-item begini rasanya enak… Sebelumnya kita kenalan dulu sama balakutak, sejenis makhluk apakah ini? Nah, sering orang gagal paham soal balakutak, dibilangnya cumi…padahal bukan lho (ya sodaranya cumi kali ya soalnya mirip..maksa). Balakutak itu disebut juga ikan nus atau sotong, bedanya sama cumi: kalo cumi panjang-panjang terus cangkangnya lunak ya, kalo balakutak versi buntetnya alias aga bulet-bulet gitu. Kalo di warung warnanya lebih putih dengan corak kaya batik gitu, dan tentu saja sudah mati..(iihh..males juga kalo diurusnya masih hidup-hidup…geli banget tentakelnya. Sotong memiliki cangkang keras yang kaya akan kalsium (tapi tentu cangkangnya ga bisa kita makan ya). Kalau dari fotonya kaya cangkang kerang ya, padahal aslinya itu ada di dalem. Sotong seperti halnya cumi, sumber protein y...

Resep Tteokbokki (Khas Korea Selatan)

Drakor boleh merapat lagi... Hehe kalau yang hobi nonton drakor pasti gak asing lagi liat makanan ini, coz di film-film juga banyak. Aku mah gak penasaran sama drama serinya, tapi sama makanannya, apa lagi setelah demam k-pop merajalela, di Indonesia jadi banyak bertebaran resto-resto ala korea. Setelah kedai ramyun, mungkin bentar lagi pojangmacha yang bakal banyak disudut-sudut jalan. (Itu juga kalau masih musim k-pop ya..) Kali ini aku coba eksekusi salah satu jajanan rakyat yang paling tenar di Korsel, dan yang lagi hits juga dimasak sama para food blogger..hehe, Tteokbokki. Tteokbokki adalah jajanan yang terbuat dari tepung beras yang dibentuk silinder dicampur bumbu-bumbu dan sayuran,  yang bahan utamanya terdiri dari Tteok (kue beras) dan saus gochujang. Kue jenis ini pertama kali dikenal di Dinasti Joseon. Ya sudah, daripada jadi belok ke pelajaran sejarah Korea, ini dia resepnya ya, sis .. 😊 RESEP TTEOKBOKKI  (Tteokbokki)  Waktu memasak: 15 men...