Langsung ke konten utama

Balado Jengkol Teri


Jengkol, makana yang paling digemari, khususnya dalam kuliner pulau jawa, jengkol merupakan tumbuhan khas asia tenggara, dan termasuk kedalam kategori polong-polongan, jengkol juga di kenal di amerika dengan sebutan dog fruit. Aroma yang khas membuat jengkol menjadi istimewa, namun mengkonsumi jengkol berlebihan tidak disarankan dengan alasan kesehatan, meskipun demikian jengkol pun masih memiliki manfaat untuk tubuh, diantaranya memiliki kandungan serat yang cukup tinggi.

(sumber gambar: wikipedia.org)


Teri sering dikenal dalam kelompok "ikan asin", jenis ikan yang sering dijadikan asin teri adalah ikan bilis, berbentuk kecil dan agak transparan. jenis ikan asin teri pun bermacam-macam, seperti teri medan, teri jengki, dan banyak lagi. Untuk kudapan berbahan dasar jengkol jenis teri yang sering digunakan adalah teri bilis tebal ( karena sering berpasangan dengan bahan dasar jengkol, maka di daerah jawa barat (sunda), teri ini di kenal dengan sebutan teri jengki (jengkol). Teri memiliki kandungan kalsium yang cukup tinggi, namun juga memiliki kadar garam yang banyak, sehingga tidak disarankan konsumsi berlebihan untuk orang dengan kecenderungan hipertensi.


Nah, bagai mana rasanya ya jika kedua jenis bahan dasar itu disatukan dalam satu penggorengan, berikut resep yang bisa bunda coba "Balado Jengkol Teri" 😄 :

Waktu memasak : 30 menit
Porsi : 1-2 orang

Bahan:
🍳 120 gr jengkol tua
🍳  30 gr teri jengki
🍳   2 sendok minyak sayur untuk menumis

Bumbu halus:
🍳  50  gr cabe merah ( saya pakai cabe tanjung dan cabai keriting di campur)
🍳  5 siung bawang merah
🍳  3 siung bawang putih
🍳  1 buah tomat ukuran sedang
🍳  garam dan gula secukupnya

Bumbu geprek:
🍳 2 ruas lengkuas
🍳 2 lembar daun salam
🍳 1 buah sereh

cara memasak:

🍳 Belah dua jengkol, kemudian masing-masing di belah 2 atau 3 sesuai selera, cuci bersih dan buang kulit arinya, lalu rendam dalam air sekitar 10 menit.
🍳 Goreng jengkol hingga kering, kemudian goreng juga teri, sisihkan. Sambil menunggu, bunda bisa menyiapkan bumbu halus dab bimbu geprek.
🍳 Panaskan minyak, masukan semua bumbu, beri gula dan garam secukupnya, koreksi rasa. setelah bumbu matang dan harum, masukan jengkol dan teri, kemudian aduk semua hingga tercampur dan bumbu meresap.
🍳 Balado jengkol teri siap di hidangkan.

pelengkap:
🍚 nasi panas, 🍵 tumis kangkung

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review: Nissin Mikuya Ramen Japanese Curry (Part 3)

Jenis-jenis ramen di Jepang cukup banyak, setiap daerah di Jepang bahkan memiliki jenis ramen yang berbeda. Yang paling aku inget adalah sapporo ramen dengan kuah miso. Aku pertama kali melihat jenis ramen ini di dalam film anime "kimi no na wa"... di mana di ceritakan tokoh utama berkunjung ke sebuah kedai ramen dan memesan jenis ramen dengan kuah miso. Sebetunya banyak referensi ramen dari tontonan kartun Jepang, seperti di dalam kartun Naruto, dan sebagainya. Dan meski hanya dalam bentuk kartun, tampaknya memang kelihatan lezat. Mungkin suatu hari kalau aku sempet berlibur ke Jepang, makanan yang akan aku buru pertama kali adalah ramen 😁 Kuah ramen biasanya terdiri dari aneka bumbu, dan yang dominan antara lain kecap ikan, kecap asin, kaldu tulang, dan sebagainya, untuk muslim tentu perlu "lihat-lihat" juga sebelum memakan, karena ada juga yang menambahkan minyak babi ke dalamnya. Tapi tidak sedikit juga yang menggunakan bahan baku tumbuhan yang halal. ...

Resep Ayam Lada Hitam

Di warung ada filet, jarang-jarang,  biasanya harus beli di sualayan, ya sudah aku boyong saja filet itu ke plastik belanjaan. Ayam filet biasanya diambil dari bagian dada ayam karena bagian itu daging ayam banyak tersimpan. Kabar baiknya bagian dada adalah bagian yang  paling minin lemak, sangat baik buat yang lagi menghindari lemak-lemakan. Untuk yang sedang diet protein bagian dada ayam juga suka jadi menu andalan buat meningkatkan masa otot, dan buat yang diet mayo (bener gak ya tulisnya.. 😰) dada ayam tanpa garam jadi salah satu daftar menunya.. Menghindari deep fried aku akan buat sebuah menu tumis ayam yang rasanya enakkk banget.. Gak perlu tunggu orang ngundang ke repsesi pernikahan (coz biasanya menu kaya gini selalu nongkrong di meja buffet..) dan gak perlu juga ke resto-resto..(coz pernah kapok juga beli menu ayam lada hitam,  tapi rasanya gak sesuai harapan rasanya.. Hiks). Yang bikin menu ini super👌 tentu saja butir lada hitam tumbuk kasarnya, haduhh....

Resep Acar Timun Bumbu Kuning

Fuihhh... Panjang amat judulnya.. Hehe Timun emang jagonya banget buat dibikin acar, selain acar bumbu kuning,  yang paling terkenal ya acar yang pakai cuka itu (entah apa namanya). Acar sangat cocok dengan menu yang goreng-goreng dan bakar-bakar, konon katanya bisa menetralisir rasa enek dari sisa-sisa minyak atau lemak dari hasil goreng atau bakar. Di rumah ada timun dan wortel, juga ada ikan nila goreng fix bikin acar aja, hmm.. Tapi kalau ikan kayanya emang cocok dengam acar bumbu kuning ya, nah kalau bikin sate atau iga bakar kayanya acar cuka yang cocok. So, ini dia, resep acar timun (wortel) bumbu kuning, silahkan di coba ya bu ibu... RESEP ACAR TIMUN BUMBU KUNING (Acar Timun Bumbu Kuning)  Waktu memasak: 30 menit Porsi: 2-4 orang Bahan: 🍲 200 gr timun,  iris melintang 🍲 100 gr wortel, iria melintang 🍲 100 gr air 🍲 2 lembar daun salam 🍲 2 cm jahe, geprek 🍲 3 sdm minyak goreng 🍲 garam dan gula secukupnya Bumbu halus: 🍲 5 siung ba...

Review: Totole Kaldu Rasa Jamur (Vegetarian Food)

Kesampaian juga mencoba kaldu Totole rasa jamur yang lagi happening banget di komunitas ibu-ibu sehat anti MSG 😁 Dari awal kemunculan produk ini yang hanya di jual di komunitas-komunitas, terus mulai bisa dibeli bebas via online, masih juga belum beli karena harganya mahal belum ongkir. Dan setelah maju mundur cantik buat beli, sekarang baru sempat beli, itu pun pas gak sengaja liat di swalayan ada yang begini. Walaupun akhir-akhirnya aku lebih suka belanja di internet. Sebetulnya Totole kaldu rasa jamur ini diperuntukan bagi para vegetarian, yang dari mulai ke kaldu-kaldu gak boleh ada unsur hewani. Dan semakin tenar dikalangan penggiat diet sehat bebas kolesterol, karena kaldu dari tumbuhan tidak mengandung lemak sama sekali, dan karena sangat alami dan tidak menggunakan MSG, maka ibu-ibu yang punya balita khususnya, berbondong-bondong lah membicarakan kaldu ini.. Hehe (Totole Kaldu Rasa Jamur)  Gambar di bungkusnya imut-imut banget, gemesinnnnn 😝😝😝 terus tuli...

Review: Desaku Bumbu Bubuk Kari

Ada beberapa alasan ibu-ibu malas berkecimpung di dunia perdapuran, karna emang gak bisa masak, atau bisa juga karena malas repot. syukur-syukur bisa selalu beli makanan ke restoran yah, tapi kalau ngga..gak ada pilihan lain selain masak sendiri, tak hanya faktor eknonomi ( yang faktanya masak sendiri jauh lebih murah, karena kita gak perlu bayar tenaga koki) tapi juga faktor kesehatan dan nutrisi. Makanan di luaran belum tentu memenuhi standar nutrisi yang biasanya ibu-ibu paling konsen soal ini. Misal untuk penambahan MSG atau mecin misalnya, atau alergi terhadap makanan tertentu, atau apalah..apalah..masih banyak lagi 😊. Kalau alasan gak bisa masak, klasik banget ya. Karena pada dasarnya semua orang punya naluri merasa lapar dan mencari makanan, masak adalah tingkat lanjut dari kata survive , bedanya hanya satu ada yang enak dan tidak..hehe, itu aja kok. Nah kalau alasannya yang kedua, malas. Ini ya mau gimana lagi, aku sendiri (walaupun gak bilang jago juga dalam urusan masa...